oleh

Pesantren Jakarta Masuk Era Digital, Perluas Dakwah hingga Kancah Global.

Jakarta — Transformasi digital membuka peluang besar bagi pesantren di Jakarta untuk semakin adaptif, inovatif, dan berdaya saing global dalam pengembangan pendidikan serta dakwah Islam.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib menegaskan bahwa pesantren memiliki fondasi kuat untuk berkembang di era digital, terutama dengan kekayaan tradisi keilmuan yang dimiliki.

Baca Juga  Pak JK dan Bu Mega Don't Worry be Happy, Jika Prabowo Gibran Jadi Presiden Wapres RI, ini tutur Presiden KAI

“Digitalisasi menjadi jembatan bagi pesantren untuk memperluas jangkauan ilmu, sekaligus menghadirkan pembelajaran yang lebih fleksibel dan mudah diakses oleh masyarakat luas,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Senin (20/4).

Ia menilai, perkembangan teknologi justru memperkuat peran pesantren sebagai pusat pembelajaran Islam yang relevan dengan kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional yang telah mengakar.

Baca Juga  Gus Lutfi pimpin Rapat Pleno DPP UMKM Nahdliyin Bahas Program Strategis hingga Pembentukan Akademi Training Center

Lebih lanjut, Adib menyampaikan bahwa optimalisasi platform digital seperti media sosial, website, dan pembelajaran daring menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan keagamaan serta memperluas jangkauan dakwah secara kreatif.

Dengan dukungan sumber daya manusia yang terus berkembang serta infrastruktur yang semakin memadai, pesantren di Jakarta diyakini mampu tumbuh sebagai pusat pembelajaran Islam berbasis digital yang memberi kontribusi nyata di tingkat nasional hingga global. (Herman)

Baca Juga  Jamintel Reda Manthovani Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Ketua Umum SMSI Firdaus: Apresiasi dan Dukung Gagasan Prof Reda Manthovani Dalam pembaharuan.

News Feed